Uniqlo X Star Wars: Co-Branding yang Menggoda

Minggu lalu saya jalan-jalan ke Mal Kelapa Gading, agak rame seperti weekend biasanya tapi ada satu tennant yang bisa dibilang lebih rame dibanding tennant-tennant lainnya. Pas saya deketin lebih dekat, ternyata Uniqlo rame banget ditongkrongin sama orang dari berbagai usia. Dari anak-anak sampe bapak bapak. Ternyata di store Uniqlo lagi ada Cosplay Star Wars dalam rangka promo film Rogue One: A Star Wars Story!

uniqloxstarwars
Uniqlo X Star Wars Rogue One

Cosplaynya ga perfect-perfect banget, tapi keliatan lah kalo dia lagi pake kostum tokoh-tokoh Star Wars. Banyak yang minta foto termasuk saya. Tapi Uniqlo ga ngasih foto dengan cuma-cuma. Kalo mau foto harus sambil nenteng produk Uniqlo (Walaupun kalo udah sekali foto bisa nego buat foto tanpa nenteng produk Uniqlo hehe). Nah, habis foto sama stormtroopers jadi pengen liat-liat kaos dan sweater Uniqlo special edition Star Wars deh.

Alhasil beneran tergoda deh beli sweater Uniqlo X Star Wars. Selamat Uniqlo dan Star Wars, kalian berhasil menggoda pengunjung untuk membeli 😀

 

 

Listening to 22 by Taylor Swift

Happy birthday to me yang ke 22 hehehe. Terima kasih Ibu dan Bapak yang udah mendidik saya sampai saat ini. Terima kasih buat sodara2, Icha, dan teman2 semua yang udah ngucapin, ngedoain, dan udah ngeluangin waktunya buat ketemu saya hari ini. Merasa bersyukur dan beruntung banget bisa dikelilingi orang-orang yang baik. Saya sayang kalian 😁

Listening to 22 by Taylor Swift

Preview it on Path

Perpanjang SIM dengan Layanan SIM Keliling di Depok

Halo pembaca, apa kabar? Kali ini saya ingin berbagi cerita tentang proses perpanjangan SIM tadi pagi. Gak kerasa udah 5 tahun berlalu sejak saya punya SIM A pertama saya. Akhir bulan ini masa berlaku SIM saya akan habis dan perlu diperpanjang. Sebenarnya niatan untuk ngurus perpanjangan SIM udah ada dari beberapa minggu yang lalu. Tapi rasanya males banget untuk ngurus ngurus administrasi semacam ini jadi terlewatkan terus. Akhirnya baru hari ini saya memperpanjang SIM saya. Saya menggunakan layanan SIM keliling. Dari rumah saya di Sawangan, spot SIM keliling yang ini lebih dekat dibandingkan dengan Polres Depok. Prosesnya pun lebih cepat dibandingkan dengan mengurus perpanjangan di Polres karena antriannya digabung dengan para pembuat SIM baru.

20150325_095220[1]

Tadi pagi saya datang ke spot SIM keliling di Honda Motor Care di Jalan Raya Sawangan, sebelum sekolah adik saya Al-Hamidiyah Depok. Pihak kepolisian mendatangi spot ini pada hari Rabu. Hari-hari lain adalah jadwal untuk spot-spot lainnya. Hal yang perlu disiapkan untuk memperpanjang SIM adalah fotokopi KTP, SIM lama, dan uang untuk biaya perpanjangan. Untuk SIM A biayanya 140.000 rupiah. Saya tidak tahu biaya untuk SIM lainnya berapa karena saya hanya punya SIM A saja. Proses-proses perpanjangannya seperti ini:

  • Mengisi formulir perpanjangan SIM

Pertama kali datang langsung menuju meja pendaftaran. Pak polisi dan rekannya dari pihak asuransi yang kerjasama dengan Polri menanyakan keperluan saya apa lalu ngasih formulir biru. Fotokopi KTP dan SIM lama akan ditempel di formulir biru tersebut. Yang ga bawa pulpen bakal dipinjemin kok sama pak polisi. Isi formulirnya lalu balikin lagi ke pak polisi. Setelah itu saya disuruh tanda tangan di kertas kecil dengan spidol yang nantinya akan di scan ke SIM baru saya

.20150325_094816[1]

  • Menunggu dipanggil

Berkas tadi akan diserahkan ke pak polisi yang ada di dalam mobil SIM keliling. Tinggal nunggu dipanggil aja. Pemanggilannya per 6 orang. Di Honda Motor Care tadi pagi lumayan banyak orang yang mau mengurus SIM sekitar 40an orang jadi ya nunggu beberapa kali panggilan dulu.

  • Masuk ke dalam mobil SIM Keliling

Akhirnya saya dipanggil juga. Orang-orang yang dipanggil masuk ke dalam mobil van nya polisi. Disitu ada 2 petugas. Petugas pertama mengonfirmasi data-data diri kita, minta fingerprint kita dan terakhir memotret muka kita. Setelah itu tinggal bayar biaya perpanjangan sebesar 140.000 rupiah ke petugas yang kedua. SIM pun langsung dicetak dan saya bisa pulang.

Total waktu yang saya habiskan tadi 1 jam kurang. Saya datang jam setengah 10 dan udah cukup ramai. Kalau mau cepat sebaiknya datang pagi-pagi supaya dapat urutan awal. SIM keliling ini buka dari jam 8 pagi sampai 12 siang. Tiap hari lokasinya beda-beda, jadi sebaiknya cari tahu dulu spot sim keliling yang dekat dengan rumah anda ada pada hari apa.

Oke pembaca, sekian cerita saya. Pesan saya kalau SIM nya mau mati jangan lupa perpanjang yaa. Memang males sih ngurus-ngurus kayak gini, tapi ya harus diperpanjang daripada kenapa-kenapa nantinya. Buat yang SIM nya udah mati, masih ada masa tenggang selama 1 tahun. Lewat dari 1 tahun perlu buat SIM dari awal deh.. Lebih males lagi kan? hehehe

Tentang Social Media

476555403
Sumber gambar: Instagram, LinkedIn, Facebook, WordPress, Twitter, Soundcloud, Path

Halo pembaca, apa kabar? Semoga dimanapun pembaca berada selalu dalam kabar yang baik ya..Kali ini saya akan membahas media sosial yang aktif saya ikuti. Satu persatu akan sedikit saya bahas dan saya akan memberikan kesan tersendiri bagi website blogging kita yang satu ini, WordPress.

Dengan perkembangan teknologi gadget, layanan internet, dan aplikasi, segala sesuatu jadi mudah. Kebutuhan manusia untuk bersosialiasi juga semakin mudah untuk dipenuhi. Saat ini untuk berkomunikasi dengan teman, keluarga, atau mencari kenalan baru tidak harus bertemu face to face. Teknologi sudah mampu untuk menghubungkan manusia satu sama lain.Saya pun juga menggunakan kemajuan teknologi saat ini untuk komunikasi dan sosialisasi. Saya aktif di beberapa social media. Saya akan bahas kesan-kesan buat media sosial yang saya ikuti

Continue reading “Tentang Social Media”

Buku Tentang Marketing dan Business Development

Halo pembaca, bagaimana kabar Anda? Semoga selalu dalam keadaan yang sehat ya.

Alhamdulillah setelah penantian yang panjang setelah wisuda, pada bulan Maret ini saya mendapatkan pekerjaan pertama. Insya Allah saya akan menjadi peserta Management Trainee di sebuah Badan Usaha Milik Negara. Sepengetahuan saya dari interview terakhir, calon pegawai dengan background teknik industri atau manajemen akan ditempatkan di bagian marketing and business development. Tanggal mulai kontrak pekerjaan belum ditentukan karena konon katanya masih menunggu keputusan direksi.

Selama masa menunggu ini, hari-hari saya masih seperti hari-hari sebelumnya. Sebagian besar dihabiskan di rumah. Beberapa kali saya main sama teman keluar, tapi tidak terlalu sering juga. Ingin liburan tapi ongkos belum mendukung. Supaya hari-hari di rumah lebih bermanfaat, saya membeli buku-buku yang berkaitan dengan bidang marketing dan business development. Maksudnya sih supaya nambah-nambah wawasan dan pengetahuan sebelum kerja nanti.

Continue reading “Buku Tentang Marketing dan Business Development”

Tugas Akhir Manajemen Rekayasa Industri ITB (Bagian 3 – Abstrak TA)

20150222_111714-1

Halo pembaca, apa kabar? Saya mau lanjut post tentang tugas akhir saya nih. Buat yang belum baca bagian sebelumnya bisa klik ini bagian 1 dan bagian 2.

Maksud saya untuk share abstrak TA disini untuk membantu pembaca yang mungkin akan/sedang membuat tugas akhir tentang manajemen risiko. Saat saya mengerjakan TA, saya cukup kesulitan mencari referensi TA sejenis di internet. Mungkin sudah banyak yang membuat TA tentang manajemen risiko, namun tersimpan di perpustakaan universitas masing-masing. Penulis yang membagikannya di internet mungkin belum banyak. Untuk itu saya mencoba sedikit membantu teman-teman pembaca yang sedang mencari referensi di bidang ini. Kalau ada teman-teman pembaca yang ingin membaca TA saya yang lengkap/bertanya/diskusi/ngobrol-ngobrol dengan saya tentang manajemen risiko bisa hubungi saya melalui kontak pada halaman ini: kontak 

mengutip boleh, tapi jangan lupa dituliskan sumbernya ya teman-teman pembaca 🙂

IDENTIFIKASI DAN ANALISIS RISIKO PADA PROYEK PERANCANGAN PRODUK N219 DI PT DIRGANTARA INDONESIA

TUGAS SARJANA

Diajukan untuk sidang sarjana di Program Studi Manajemen Rekayasa Industri
Institut Teknlologi Bandung

Oleh
EVAN NARATAMA
NIM 14410006

ABSTRAK

Negara Indonesia adalah salah satu negara kepulauan terbesar di dunia. Untuk meningkatkan perekonomian negara, dibutuhkan moda transportasi yang dapat menghubungkan satu daerah dengan daerah lain. Saat ini, masih terdapat daerah-daerah yang sulit dijangkau dengan transportasi darat dan laut karena keadaan geografisnya. Untuk itu, dibutuhkan alat transportasi udara yang mampu menjangkau daerah pedalaman dan sulit dijangkau dengan transportasi darat dan laut.

Kebutuhan tersebut dijawab oleh PT Dirgantara Indonesia dengan meluncurkan proyek perancangan produk N219. Produk N219 adalah pesawat terbang perintis yang dapat digunkana hingga ke daerah terpencil. Pesawat tersebut berukuran kecil dan dapat mampu mengangkut 19 penumpang.

Seperti proyek-proyek pada umumnya, proyek ini memiliki potensi risiko yang dapat mengancam tujuan dari dilaksanakannya proyek ini. Proyek ini pun belum memiliki sebuah penerapan manajemen yang terstruktur. Untuk itu, dilakukan identifikasi dan analisis risiko yang berpotensi mengancam keberjalanan proyek ini.

Penelitian mengenai manajemen risiko ini dilakukan dengan kerangka kerja proses manajemen risiko ISO 31000. Dilakukan pemetaan jalur komunikasi dan konsultasi untuk proses manejemen risiko, lalu dilakukan penentuan konteks dari proyek, baik konteks eksternal, konteks internal dan konteks manajemen risiko. Selanjutnya dilakukan identifikasi risiko dengan tools risk breakdown matrix. Metode yang digunakan untuk mengisi risk breakdown matrix adalah menggunakan metode brainstorming dan expert judgement. Dari identifikasi risiko yang dilakukan, terdapat 39 butir risiko yang mengancam keberjalanan proyek. Setelah risiko teridentifikasi, dilakukan analisis risiko dengan melakukan penilaian probabilitas dan dampak dari tiap-tiap risiko. Setelah masing-masing nilai diperoleh, dilakukan evaluasi risiko dengan tools matriks probabilitas dan dampak. Terdapat 8 risiko dengan kategori prioritas tinggi. Kemudian penelitian dilanjutkan dengan penyusunan tindakan-tindakan perlakuan risiko untuk 8 risiko dengan prioritas tinggi tersebut.

Kata Kunci: risiko, proyek, ISO 31000, Risk Breakdown Matrix, Risk Breakdown Structure, Work Breakdown Structure

Tugas Akhir Manajemen Rekayasa Industri ITB (Bagian 2 – Pengalaman Pengerjaan TA)

61218319
Sumber gambar: sipasitipatimah.blogspot.com

Halo pembaca, apa kabar? Kali ini saya akan melanjutkan cerita tentang tugas akhir yang saya buat untuk mendapatkan gelar Sarjana Teknik dari program studi Manajemen Rekayasa Industri ITB. Bagian ini adalah bagian kedua dari rangkaian cerita. Bagian pertama dapat dibaca di link berikut: Bagian I

Pengerjaan TA saya memakan waktu sekitar 5 bulan. Dimulai dari pertengahan April 2014 sampai September 2014. Setelah proposal saya diterima oleh dosen pembimbing, hal yang saya lakukan berikutnya adalah mencari perusahaan objek penelitian. Ya, saat pengerjaan proposal saya memang belum menentukan perusahaan objek penelitian karena padatnya jadwal kuliah semester 7. Akhirnya saya menggunakan perusahaan imajiner “PT X” dalam pembuatan proposal dan dosen pembimbing dapat memaklumi.

Setelah mencari informasi secara mandiri, diskusi dengan teman, dosen, dan orang tua, dipilihlah PT Dirgantara Indonesia (PT DI) sebagai perusahaan objek penelitian TA saya. PT DI adalah perusahaan manufaktur produk-produk dirgantara (pesawat terbang, helikopter, dan komponen-komponennya) yang beberapa tahun silam telah dibesarkan oleh Bapak Habibie dengan nama awal IPTN. Alasan paling kuat adalah soal jarak. PT DI berada di Kota Bandung. Jaraknya pun tidak jauh dengan kampus ITB. Dengan memilih PT DI sebagai perusahaan objek, proses diskusi dan pengambilan data dengan pihak perusahaan diharapkan akan mudah. Selain itu, saat ini PT DI sedang menjalankan proyek yang cukup banyak. Proyek-proyek PT DI adalah sasaran empuk para mahasiswa tingkat akhir dari berbagai perguruan tinggi. Bagi saya pun begitu, proyek-proyek PT DI adalah objek yang cocok dengan proposal TA saya. Setelah memutuskan TA di PT DI, segera saya bereskan urusan proses administrasi agar pengambilan data berjalan lancar. Continue reading “Tugas Akhir Manajemen Rekayasa Industri ITB (Bagian 2 – Pengalaman Pengerjaan TA)”