Waspada Pembegalan Di Kota Depok

handcuffs
Sumber gambar: http://www.frontpagemag.com

 

Halo pembaca, kali ini saya ingin mengulas tentang isu yang sedang hangat dibicarakan di Indonesia tentang kota tempat tinggal saya, Kota Depok. Saat ini di Depok sedang marak sekali aksi pembegalan. Sejujurnya, sebelum kasus ini sering terjadi di Depok, saya kurang familiar dengan kata pembegalan. Untuk yang belum tahu pembegalan itu apa,  berikut ini kutipan definisi pembegalan dari  situs http://www.artikata.com/

Pembegalan: 1. proses, cara, perbuatan membegal; perampasan di jalan; penyamunan: – sering terjadi sehingga penduduk di daerah itu tidak berani memakai perhiasan kalau bepergian

Ya, pembegalan itu adalah perampasan yang dilakukan di jalan. Pengguna motor adalah target utama dari pembegal-pembegal ini. Biasanya mereka berkeliaran secara berkelompok pada tengah malam. Para pembegal mengerubungi si korban lalu mengarahkan korban ke tempat gelap dan sepi untuk melakukan perampasan. Ada juga yang melakukan perampasan dengan cara menabrak motor korban sampai jatuh lalu merampas motor korban. Dari beberapa media online yang saya baca, daerah-daerah yang rawan akan pembegal adalah:

  1. Jalan Margonda Raya (jalan protokol Kota Depok)
  2. Fly Over Universitas Indonesia (perbatasan antara Kota Depok dan Jakarta Selatan, persis sebelum pintu masuk Universitas Indonesia)
  3. Jalan Lenteng Agung (sudah berada di daerah Jakarta Selatan, berbatasan dengan Kota Depok)
  4. Jalan Juanda (salah satu jalan utama di Kota Depok, penghubung Jalan Margonda Raya dan Jalan Raya Bogor)
  5. Komplek Grand Depok City (kawasan komplek perumahan yang sangat luas, jalannya besar, namun belum sepenuhnya dibangun sehingga masih cukup gelap dan sepi)
  6. Jalan Krukut (salah satu jalan penghubung Depok dan Jakarta Selatan)
  7. Jalan Limo (akses menuju daerah Cinere)

Continue reading “Waspada Pembegalan Di Kota Depok”

Advertisements