Perpanjang SIM dengan Layanan SIM Keliling di Depok

Halo pembaca, apa kabar? Kali ini saya ingin berbagi cerita tentang proses perpanjangan SIM tadi pagi. Gak kerasa udah 5 tahun berlalu sejak saya punya SIM A pertama saya. Akhir bulan ini masa berlaku SIM saya akan habis dan perlu diperpanjang. Sebenarnya niatan untuk ngurus perpanjangan SIM udah ada dari beberapa minggu yang lalu. Tapi rasanya males banget untuk ngurus ngurus administrasi semacam ini jadi terlewatkan terus. Akhirnya baru hari ini saya memperpanjang SIM saya. Saya menggunakan layanan SIM keliling. Dari rumah saya di Sawangan, spot SIM keliling yang ini lebih dekat dibandingkan dengan Polres Depok. Prosesnya pun lebih cepat dibandingkan dengan mengurus perpanjangan di Polres karena antriannya digabung dengan para pembuat SIM baru.

20150325_095220[1]

Tadi pagi saya datang ke spot SIM keliling di Honda Motor Care di Jalan Raya Sawangan, sebelum sekolah adik saya Al-Hamidiyah Depok. Pihak kepolisian mendatangi spot ini pada hari Rabu. Hari-hari lain adalah jadwal untuk spot-spot lainnya. Hal yang perlu disiapkan untuk memperpanjang SIM adalah fotokopi KTP, SIM lama, dan uang untuk biaya perpanjangan. Untuk SIM A biayanya 140.000 rupiah. Saya tidak tahu biaya untuk SIM lainnya berapa karena saya hanya punya SIM A saja. Proses-proses perpanjangannya seperti ini:

  • Mengisi formulir perpanjangan SIM

Pertama kali datang langsung menuju meja pendaftaran. Pak polisi dan rekannya dari pihak asuransi yang kerjasama dengan Polri menanyakan keperluan saya apa lalu ngasih formulir biru. Fotokopi KTP dan SIM lama akan ditempel di formulir biru tersebut. Yang ga bawa pulpen bakal dipinjemin kok sama pak polisi. Isi formulirnya lalu balikin lagi ke pak polisi. Setelah itu saya disuruh tanda tangan di kertas kecil dengan spidol yang nantinya akan di scan ke SIM baru saya

.20150325_094816[1]

  • Menunggu dipanggil

Berkas tadi akan diserahkan ke pak polisi yang ada di dalam mobil SIM keliling. Tinggal nunggu dipanggil aja. Pemanggilannya per 6 orang. Di Honda Motor Care tadi pagi lumayan banyak orang yang mau mengurus SIM sekitar 40an orang jadi ya nunggu beberapa kali panggilan dulu.

  • Masuk ke dalam mobil SIM Keliling

Akhirnya saya dipanggil juga. Orang-orang yang dipanggil masuk ke dalam mobil van nya polisi. Disitu ada 2 petugas. Petugas pertama mengonfirmasi data-data diri kita, minta fingerprint kita dan terakhir memotret muka kita. Setelah itu tinggal bayar biaya perpanjangan sebesar 140.000 rupiah ke petugas yang kedua. SIM pun langsung dicetak dan saya bisa pulang.

Total waktu yang saya habiskan tadi 1 jam kurang. Saya datang jam setengah 10 dan udah cukup ramai. Kalau mau cepat sebaiknya datang pagi-pagi supaya dapat urutan awal. SIM keliling ini buka dari jam 8 pagi sampai 12 siang. Tiap hari lokasinya beda-beda, jadi sebaiknya cari tahu dulu spot sim keliling yang dekat dengan rumah anda ada pada hari apa.

Oke pembaca, sekian cerita saya. Pesan saya kalau SIM nya mau mati jangan lupa perpanjang yaa. Memang males sih ngurus-ngurus kayak gini, tapi ya harus diperpanjang daripada kenapa-kenapa nantinya. Buat yang SIM nya udah mati, masih ada masa tenggang selama 1 tahun. Lewat dari 1 tahun perlu buat SIM dari awal deh.. Lebih males lagi kan? hehehe

Advertisements

Waspada Pembegalan Di Kota Depok

handcuffs
Sumber gambar: http://www.frontpagemag.com

 

Halo pembaca, kali ini saya ingin mengulas tentang isu yang sedang hangat dibicarakan di Indonesia tentang kota tempat tinggal saya, Kota Depok. Saat ini di Depok sedang marak sekali aksi pembegalan. Sejujurnya, sebelum kasus ini sering terjadi di Depok, saya kurang familiar dengan kata pembegalan. Untuk yang belum tahu pembegalan itu apa,  berikut ini kutipan definisi pembegalan dari  situs http://www.artikata.com/

Pembegalan: 1. proses, cara, perbuatan membegal; perampasan di jalan; penyamunan: – sering terjadi sehingga penduduk di daerah itu tidak berani memakai perhiasan kalau bepergian

Ya, pembegalan itu adalah perampasan yang dilakukan di jalan. Pengguna motor adalah target utama dari pembegal-pembegal ini. Biasanya mereka berkeliaran secara berkelompok pada tengah malam. Para pembegal mengerubungi si korban lalu mengarahkan korban ke tempat gelap dan sepi untuk melakukan perampasan. Ada juga yang melakukan perampasan dengan cara menabrak motor korban sampai jatuh lalu merampas motor korban. Dari beberapa media online yang saya baca, daerah-daerah yang rawan akan pembegal adalah:

  1. Jalan Margonda Raya (jalan protokol Kota Depok)
  2. Fly Over Universitas Indonesia (perbatasan antara Kota Depok dan Jakarta Selatan, persis sebelum pintu masuk Universitas Indonesia)
  3. Jalan Lenteng Agung (sudah berada di daerah Jakarta Selatan, berbatasan dengan Kota Depok)
  4. Jalan Juanda (salah satu jalan utama di Kota Depok, penghubung Jalan Margonda Raya dan Jalan Raya Bogor)
  5. Komplek Grand Depok City (kawasan komplek perumahan yang sangat luas, jalannya besar, namun belum sepenuhnya dibangun sehingga masih cukup gelap dan sepi)
  6. Jalan Krukut (salah satu jalan penghubung Depok dan Jakarta Selatan)
  7. Jalan Limo (akses menuju daerah Cinere)

Continue reading “Waspada Pembegalan Di Kota Depok”