Tugas Akhir Manajemen Rekayasa Industri ITB (Bagian 1 – Kuliah TA 1)

fti-007
Sumber gambar: http://www.fti.itb.ac.id

Halo WordPress! Kali ini saya mau cerita tentang proses tugas akhir saya.

Seperti tingkat pendidikan S1 pada umumnya, untuk mendapatkan gelar sarjana mahasiswa harus membuat tugas akhir berupa penelitian ilmiah/skripsi/ yang nantinya akan dipresentasikan dan diuji oleh dosen. Ada beberapa universitas yang tidak mewajibkan skripsi sebagai syarat kelulusan. Sebagai gantinya, mahasiswa bisa memilih untuk melakukan magang/kerja praktek atau mengambil kelas/SKS tambahan pengganti skripsi.  Di program studi saya, Manajemen Rekayasa Industri (MRI) ITB, tugas akhir berupa skripsi adalah hal yang wajib dikerjakan untuk mendapatkan gelar sarjana teknik.

Tugas akhir ini memakan waktu 2 semester memiliki total bobot 7 SKS. Tujuh SKS itu terdiri dari 2 SKS mata kuliah Tugas Akhir Manajemen Rekayasa I (disingkat TA 1) dan 5 SKS mata kuliah Tugas Akhir Manajemen Rekayasa 2 (disingkat TA 2).

Apa bedanya TA 1 dan TA 2? Mata kuliah TA 1 adalah proses belajar mengajar di kelas. Ada dosen yang memberi materi di kelas, tugas-tugas dan ujian. Saya masih ingat, mata kuliah ini diajarkan oleh Bapak Dr. Iwan Inrawan W. Inti dari kuliah TA 1 adalah mempersiapkan bekal penting untuk membuat TA 2 yang merupakan penelitian yang akan kita buat sendiri. Bekal-bekal yang diberikan dan sangat penting untuk TA 2 adalah:

  • Formulasi masalah:  Dijelaskan bagaimana cara untuk merumuskan masalah dari data dan fakta yang ada. Salah satu tools ampuh buat formulasi masalah adalah Fishbone Diagram/Ishikawa Diagram
  • Metodologi penelitian: Dijelaskan bagaimana langkah-langkah yang akan dilakukan dalam melakukan penelitian. Tentunya langkah-langkah pada penelitian harus logis dan sistematis.
  • Teknik penulisan karya ilmiah: Dijelaskan teknik membuat laporan penelitian ilmiah yang baik dan benar. Struktur laporan biasanya terdiri dari latar belakang, dasar teori, metodologi penelitian, pengumpulan dan pengolahan data, analisis, kesimpulan, dan daftar pustaka.
  • Teknik presentasi: Dijelaskan bagaimana cara menyampaikan laporan kita kepada khalayak. Dijelaskan juga etika yang perlu diperhatikan pada saat presentasi/sidang tugas akhir.

Ujian akhir dari mata kuliah TA 1 adalah merumuskan masalah. Kemampuan merumuskan masalah adalah hal yang penting. Formulasi masalah yang tepat sangat membantu untuk mendapatkan solusi yang tepat. Suatu solusi tidak akan berguna jika tidak dapat memecahkan akar masalah yang sebenarnya. Saya masih ingat soal UAS mata kuliah TA 1 adalah merumuskan masalah dari contoh kasus yang disediakan. Kasus yang menjadi soal UAS waktu itu adalah kasus nyata tentang kemacetan yang diambil dari koran nasional.

Tugas besar/final project dari mata kuliah TA1 ini adalah membuat proposal tugas akhir. Proposal ini akan dipresentasikan kepada dosen pembimbing. Dosen pembimbing akan memberikan kritik dan saran terkait proposal tugas akhir yang diajukan. Jenis tugas akhir yang dapat dilakukan di program studi Manajemen Rekayasa Industri antara lain:

  • Problem solving: Memecahkan masalah dari kasus nyata. Tugas akhir dengan jenis problem solving adalah jenis tugas akhir yang paling banyak dibuat. Mahasiswa melakukan pengamatan di sistem nyata (perusahaan, organisasi pemerintah, dll), merumuskan masalah, dan memecahkan permasalahan tersebut dengan tools/teknik yang telah diajarkan pada perkuliahan Manajemen Rekayasa Industri
  • Improvement: Pengembangan dari suatu penelitian yang pernah dilakukan. Mencoba memecahkan masalah yang pernah dibahas sebelumnya dengan menggunakan tools terbaru/sudut pandang baru dan harus dapat menjelaskan improvement yang diberikan dibandingkan dengana penelitian sebelumnya
  • Design/Perancangan: Merancang sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya. Dapat berupa perancangan suatu teori/produk baru yang bermanfaat bagi masyarakat.

Proposal tugas akhir yang saya ajukan berjenis problem solving. Topik yang saya ajukan adalah manajemen risiko. Alasannya karena topik ini tidak terlalu sulit. Topik ini juga relatif baru berkembang di kalangan perusahaan. Saya harap pengalaman saya melakukan penelitian manajemen risiko dapat meningkatkan wawasan dan mendorong karir saya di masa depan.

Proposal Tugas Akhir sendiri berisi 3 bab awal dalam suatu tugas akhir. Isinya terdiri dari latar belakang, dasar teori dan metodologi penelitian. Kata dosen saya, kalau proposal ini sudah mantap, tugas akhir akan cepat selesai karena 3 bab pertama sudah dikerjakan di semester 7. Saat liburan dan awal semester 8 dapat digunakan untuk menyelesaikan pengumpulan dan pengolahan data, analisis, kesimpulan dan daftar pustaka. Saat itu, saya belum menemukan perusahaan untuk melakukan penelitian. Karena itu, proposal yang saya buat masih mencantumkan variabel perusahaan “PT X”. Kelak “PT X” ini akan berubah menjadi PT Dirgantara Indonesia yang merupakan tempat saya melakukan tugas akhir/TA2 (Akan diceritakan di bagian selanjutnya). Saat itu proposal tugas akhir saya dipresentasikan ke dosen pembimbing saya, Bapak Dr. Sukoyo. Beliau menyetujui proposal yang saya ajukan dengan beberapa saran perbaikan. Saran yang diberikan saat itu adalah mempertajam perumusan masalah, memperkaya dasar teori dan menjelaskan metodologi dengan lebih jelas.Oke, salah satu tahapan awal dari tugas akhir sudah terlewati. Tinggal menyelesaikan tugas akhir ini  sampai mengantar ke pintu kelulusan dari ITB.

Sekian cerita saya tentang TA 1. Berikutnya akan diceritakan tentang pengerjaan TA 2 dan sidang sarjana.

naratamaevan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s